menutup 2014

Membuka postingan di hari terakhir di tahun 2014 ini, gue mau mengucapkan Belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa jatuhnya pesawat Air asia kemarin. Semoga semua korban bs segera ditemukan, dan semoga Tuhan memberikan kekuatan dan ketabahan luar biasa kepada para keluarga yg ditinggalkan. Two thumbs up buat tim basarnas dan semua pihak yang membantu pencarian. Mari kita berdoa sejenak ya manteman untuk tragedi ini…

Menutup tahun dengan adanya banyak musibah,setidaknya membuat kita yg masih diberikan umur,kesehatan, kelengkapan keluarga, waktu luang, untuk bermuhasabah atau merenung. Tentang banyak hal dalam hidup.Diingatkan kembali kalau hidup yg kita punya ini memang cuma benar-benar titipan dari Tuhan. Bisa diambil sewaktu-waktu kalo yg punya hidup mau. Ah,semoga kita termasuk org-org yang gak menyiakan hidup ya.

Well, 2014 ini termasuk tahun yang amat istimewa buat gue pribadi. Ada banyak hal penting yang terjadi di kurun waktu akhir 2013- sampai hari terakhir 2014 ini. Tentu saja gue bersyukur dengan semuanya, bersyukur bisa melalui semuanya. Meski gak jarang sampe berdarah darah. hehe..* drama dikit*

Akhir tahun 2013 gue berjibaku nyusun skripsi dan akhirnya bisa lulus tanggal 20 januari 2014 menyusul wisuda bulan maret kemudian. Kelulusan kuliah yg gak akan pernah gue lupa seumur hidup karena dramanya saik banget. Full of drama…!. Dari mulai pesimis gak bisa lulus awal 2014, ngeri gak bisa bayar spp sendiri kalo ga bs lulus semester itu juga, skripsi yang di revisinya sampe sejuta kali, setahun perjalanan pergi-pulang kampus ke rumah hampir setiap hari yg berujung fisik drop dan akhirnya sampe kena usus buntu lalu operasi sehari setelah sidang skripsi. Tapi alhamdulillah semua kebayar dengan jadi salah satu lulusan terbaik. hahah.

Sekarang kalo ngebayangin ulang perjuangan pengen lulus cepet waktu itu rasanya mana sanggup bok.. tapi itulah,namanya juga the power of kefefet. Lo bakal mengerahkan segala kemampuan lo saat sedang berada di situasi paling kritis, dan saat semuanya berhasil terlewati– betapa lo akan kagum dan berterimakasih sama diri lo sendiri karena ternyata bisa berjuang sekeras itu.

Pertanyaan klise setelah lulus waktu itu adalah “what’s next?”. Mau ngapain lagi MbakSis?

Waktu itu ada beberapa opsi yang bisa dipilih. Antara lain lgs lanjut S2, kerja, atau ngajar ke pedalaman lewat program Indonesia mengajar atau SM3T Dikti. Daaaan, gue memilih opsi yang ketiga dong. hehehe. Mengajar di pedalaman adalah salah satu mimpi gue dari dulu. Gue pun kemudian sibuk apply program Indonesia mengajar, sempet kepilih jadi 200 finalis mengalahkan 2 ribuan pendaftar, lalu ikut direct assesment dan gak dipanggil-panggil lagi haha. Aku cedih. Gudbay Indonesia mengajaaaar πŸ™‚

Tapi bukan ipey namanya kalau pantang menyerah, IM gagal lalu akikah nyoba program mengajar ke pedalaman yg kedua yakni SM3T besutan dikti. Alhamdulillah rejeki memang gak kemana,dan alhamdulillah niat baik mah ada jalannya aja. Jadi terhitung bulan agustus 2014 kemarin gue mengemban tugas jadi Guru di daerah terpencil di sudut kalimantan.
It was one of great achievement for me. Mengajar di daerah terpencil,jauh dari keluarga,teman-teman, fasilitas, kemudahan kota, kenyamanan rumah dll, mengajarkan gue banyak banget. Bahwa hidup itu harus banget dilihat dari beragam sisi. Dan sesulit apapun kondisi yg dihadapi, gue belajar untuk tidak mengeluh. Tiap kali ngerasa jenuh ataupun pas lagi ada masalah yg berat, gue selalu mencoba untuk mengafirmasi diri ini bahwa semuanya akan baik-baik saja. Semuanya bisa dilalui. Ada jalan keluar.

2014 akan jadi salah satu tahun yg gak akan bisa gue lupakan seumur hidup. Tahun yg membawa gue keluar dari zona nyaman, tahun yg mengizinkan gue merasai berbagai pengalamn baru, tahun yg mempertemukan gue dengan banyak orang-orang keren, tahun yang membuat gue tersadarkan:

” Oh well, hidup itu ya harus dinikmati….”
” Gila, Indonesia itu kereeeen abis !”
” Anjir, gue makin lama nikah.Tapi gapapa lah hahaha..”
” Aduh, seenggak bangetnya terkadang keluarga gue, gue butuh mereka banget (ini biasanya kalo lg homesick parah ahahah) ”
” Di jawa itu nyaman banget ternyata. hahah”

Lalu bagaimana bisa gue ga bersyukur untuk setahun yang amat luar biasa ini?
Gue bersyukurrrrrrr banget dong.

Terimakasih 2014, tahun 2015… kita temenan yuk!

p.s Mohon doanya ya manteman untuk kesembuhan Bapak saya tercintah yg sedang Allah uji melalui beberapa penyakit. Sehat lagi dong Pak πŸ™‚

Advertisements

3 thoughts on “menutup 2014

  1. Semoga Bapak cepat sembuh ya! πŸ™‚ *aku bisa panggil kamu apa ya? πŸ™‚

    Dan aku selalu bangga sama orang-orang yang mau menyisihkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk orang lain – antara lain dengan knowledge sharing to others. Itu keren! Semoga pahalamu semakin tambah banyak dan langkah mengabdinya selalu diridhoi Allah. Aamiin! πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s