tentang hati dan penjagaannya

Media lagi rame lagi gara-gara seorang artis yang buka hijabnya karena katanya lagi proses perceraian dengan suaminya. Sebenernya ya terserah dia sih mau berhijab atau nggak. Itu hak setiap individu.

Namun sebagai sesama muslimah kok ya rasanya sedih banget liatnya. Istiqomah itu susah, makanya harus diusahakan. Salah satu sumber kekuatan seseorang bisa istiqomah dalam menjalankan salah satu kewajiban agamanya ya kalau dia sepenuhnya menyandarkan diri ke Allah saja. Bukan ke manusia atau ke harta benda. Manusia itu makhluk lemah, tak bisa dijadikan sandaran..dan bisa saja dengan mudah mengecewakan kita. Terus kalo udh dikecewain masa kita mau menggugat Tuhan..?

Gue emang masih jauuuuuh banget dari sosok serba baik, tapi semoga gue dan kita semua masuk golongan yang selalu berharap hanya kepada Allah, bukan manusia atau tempat berharap semu lainnya. Dan jangan sombong juga bisa menjaga semuanya sendiri. Hati tetap harus dititipkan ke pemiliknya.

Dzat yang Maha membolak-balikkan hati.

“Ya muqallibal qulub tsabit qalbi ‘ala
dinika wa tha’atika…”

Advertisements

2 thoughts on “tentang hati dan penjagaannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s