Sekilas mei-juni

Halo-halo semuanya, niat tulus posting tiap hari ya apa daya tangan tak sampai. Maksudnya ada aja kesibukan yang bikin gue selalu tertidur lebih cepat dari biasanya tiap malam *ini kecapekan apa emg doyan tidur aja? misteri banget ya*. Gue mau cerita dikit tentang kehidupan gue sebulan terakhir ini, anggap aja dari bulan mei karena juni pan baru mulai ya ceu. Sebulan terakhir ini gue lumayan riweuh bantu mengurus Bapakku tercintah yang lagi dikasih cobaan sakit sama Tuhan. Beliau di diagnosis pembengkakan prostat, diabetes stage 1, dan CKD tapi masih ditahap awal dan semoga tetap terkontrol, mohon doanya yak.  Jadi sebulan terakhir ini, karena cuma gue satu-satunya anak mamak dan bapak yang tersisa karena masih pengangguran banyak acara  (adek kuliah dan kakak kerja. Gue nganter bapak berobat kesana sini (beberapa rumah sakit). Satu pembelajaran yang gue ambil adalah, sungguhlah kualitas pelayanan kesehatan di indonesia nih belum cukup baik kalo situ berobat pake asuransi semacam jamkesmas, bpjs dan lain-lain. Bak warga kelas bawah, berobat di rumah sakit pemerintah tuh emang harus punya mental sekuat baja dan hati pemaaf serta gak panasan. haha. Karena bokap gue PNS otomatis berobatnya ditanggung askes pns (skrg bpjs pns). Ya Allah, tiap antri berobat ada aja perawat yang bikin sakit hati karena judesnya macam lagi PMS ga selesai-selesai. Pas di IGD pun pernah bokap gue dimarah-marahin perawat sampe bokap mau nangis *elap air mata*. Terus si perawat itu baru berenti marahin bokap pas bokap bilang soal pembayaran. Ish gila, rasanya waktu itu klo ga ditahan bokap, kita udah pengen nampar tuh perawat cantek tapi mulutnya pedes kayak gado-gado dikaretin dua. Akhirnya karena ga kuat dipingpong kesana-sini sama rumah sakit umum daerah, kamipun memutuskan membawa bapak cek ke rumah sakit kencana RSCM jakarta biar bapak tertangani dengan lebih baik. Biarlah harus bayar berapapun yang penting bapak dilayani dengan baik, dan lebih manusiawi. Soal biaya, bisa dicari kan nantinya. Kebetulan pas di rumah sakit daerah kan bapak sudah disarankan untuk di TURP tapi harus mengantri sampai bulan agustus atau bahkan september. Gile lo ndro, bokap udah hampir seminggu bawa-bawa kateter karena ga bisa buang air kecil sama sekali harus nunggu operasi abis lebaran.. kan kasihan bener. Makanya akhirnya kita udah lah say goodbye sama rumah sakit daerah dan nyoba ikhtiar di kencana. Fast forward, akhirya setelah dua kali ke kencana, tes lab dkk, akhirnya dokter Chaidir yang baik hati memberikan judgement kalo bokap belum perlu operasi dan lebih baik meneruskan pengobatan dulu dan baru boleh kontrol bulan depan. Halo rs daerah, mengapa dirimu buru-buru memberikan judgement harus segera operasi terus disuruh nunggu operasinya agustus? cih! cih!. Alhamdulillah kami bersyukur sekali karena pertama, bapak udah lepas selang kencing, dan mulai bisa buang air kecil sedikit demi sedikit, kedua bapak tidak harus operasi sekarang dan hasil labnya juga belum gawat darurat. Doakans ya supaya sampai waktunya kontrol bulan depan, sakitnya bapak jauh lebih berkurang bahkang hilang agar jauh-jauhlah itu saran operasi.

Kembali ke cerita gue hehe, di bulan mei-juni ini selain cerita sedih-sedih juga alhamdulillah ada cerita bahagianya. Jadi bulan april kemarin gue sempet apply pendaftaran jadi Pengajar Muda, niatnya bener-bener nothing to lose lah, kalau keterima alhamdulillah, kalo nggak marilah cari peluang mengabdi yang lain yakni SM3T yang gue juga apply dan ujiannya nanti di bulan Juli. Eeeeh, ndilalah gue dapat email dari team Indonesia mengajar dan udah gue ceritain disini kalo gue lolos seleksi tahap satu… dan hari senin tanggal 16 juni lagi gue akan seleksi tahap dua. Seleksi tahap dua ini kalo dilihat dari rundown acaranya, materi tesnya cukup banyak dan melelahkan. Gue akan melaksanakan direct assesment dari pagi sampai sore yang mana materinya sebagai berikut:

  1. Self presentation, ini kita dikasih waktu buat jualan diri kita alias memperkenalkan diri ke audience dan assesor
  2. Focus Group Discussion, di sesi ini para kandidat bakal di gabungkan dalam beberapa kelompok, terus dikasih satu topik permasalahan untuk didiskuskan dan dicari solusinya lalu dipresentasikan (mirip mata kuliah study case gue dulu)
  3. Interview
  4. simulasi mengajar/ role play, di sesi ini gue dan para kandidat lain akan mensimulasikan cara mengajar di depan kelas dengan topik belajar yang sudah dipilihkan pihak IM. Ini kayak mata kuliah micro teaching gue dulu
  5. Tes psikologi

Banyak aja ya ceu materinya… heheheh. Doakans supaya gue sehat dan kuat menghadapinya *mulai drama*. Bismillah, yang namanya mengejar cinta kan emang butuh perjuangan kan..kan.. kan. Anak-anakku di daerah yang dipilihkan kelak, tunggu ibu yaaaa nak… *optimis gitu keterima.. amin * hehehe

Terus gimana persiapan perangnya ceu? So far sih, gue udah mulai nyiapin beberapa materi pembelajaran, ngubek-ngubek yutup buat nyari inspirasi dan nonton MV terbaru Taeyang yang hot ituh ,  latihan presentasi sendiri di depan cermin, buka-buka lagi taps tips FGD, lalu berdoa banyak-banyak dan pasrah. Road to IM ini menurut gue adalah salah satu ikhtiar menjemput rezeki, dan jodoh gue (dalam hal pekerjaan serta pembelajaran) jadi harus dilakukan dengan sukacita dan hati yang ikhlas. Bersiap untuk diterima, dan bersiap juga buat ditolak. Gue hanya percaya, setiap takdir dan kesempatan baik yang menghampiri gue haruslah diperlakukan dengan sebaik-baiknya, dan niat sebersih-bersihnya. Kan  ujungnya semua hal pasti bermuara ke nyari ridho Tuhan dan ridho orangtua. Jadi gue berdoa semoga usaha gue ke Indonesia mengajar ini di ridhoi Tuhan dan orangtua biar berkah serta membawa manfaat yang baik. Kalaupun akhirnya belum jadi rezeki gue untuk bisa bertemu anak-anak murid idaman, akan ada rencana-rencana hidup lain dan rencana pengabdian lain yang menunggu di eksekusi. 

So, semangaaaat neng! 

 

Salah satu quote di IM yang bikin gue panas dingin pengen segera ikut gabung program ini 

adalah :

Berhenti mengeluh tidaklah cukup. Berkata-kata indah dengan penuh semangat juga tidak akan pernah cukup. Semua orang dapat turut ambil bagian dalam gerakan ini. Lakukan aksi nyata. Sekarang.

 

Gue tambahin lagi quote dari Bapak Anies teridola

 

….. Karena mengajar adalah tugas orang-orang terdidik….

 

 

 

 

  

Advertisements

6 thoughts on “Sekilas mei-juni

  1. Semoga penyakit bapaknya segera diangkat ya ceu,.. dan kamu diberi kesabaran berlipat2 Aamiin,.
    itu quote dari bapak anies aselik saya sukaaa banget,… semangat yaa, kalo ngajar nanti jangan galak2 😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s