Breaking News!

Malem-malem ketawa kemekelen baca status temen gue yang share status Bang Arham Kendari, sumber aslinya dari sini: https://www.facebook.com/arhamkendari/posts/
10152213642689531?fref=nf

Berita Politik Indonesia Hari ini!!
Selamat malam pemirsa.. Breaking News kali ini kami buka dengan berita politik dua kubu Capres.
Seperti telah diprediksi banyak pihak, Jokowi akhirnya berpasangan dengan Jusuf Kalla atau JK. Mengingat dua tokoh ini berlatar belakang pengusaha, maka diyakini tak hanya mampu menjadikan INDONESIA HEBAT!, tapi juga Indonesia Hemat!
Jokowi menegaskan tak akan menerapkan politik bagi-bagi kursi, karena itu bisa merugikan perusahaan mebel miliknya. Sementara itu, walaupun tak punya kendaraan
politik, JK telah diunggulkan sejak awal, karena tanpa kendaraan pun beliau berpengalaman menjadi supplier kendaraan dibawah korporasi
Hadji Kalla.
Saat mengumumkan JK sebagai Cawapres,
Jokowi sempat dianggap bercanda oleh
simpatisan, karena JK diduga sekadar
singkatan Just Kidding.
Saat ditanya kesiapan, protes, serta isu negatif
yang berkembang saat konfrensi pers, wartawan
hanya mendapat jawaban 3-R: RaMIKIR,
RaPOPO, dan RAIMU.
Di saat yang sama pasangan Prabowo Subianto
dan Hatta Rajasa juga resmi dideklarasikan.
Penunjukan Hatta sebagai Cawapres sedikit
banyak dinilai untuk mengingatkan pemilih pada
pasangan legendaris Soekarno-Hatta.
Hanya saja, sebagian pihak kurang setuju
dengan anggapan pembanding ini, mengingat
Soekarno dikenal sebagai tokoh penakluk
wanita, sementara Prabowo hingga kini masih
jomblo saja. Eaaa.
Hatta sempat membantah adanya isu sejumlah
besar mahar yang digelontorkan dalam
keputusan pemilihannya. Istilah mahar
menurutnya hanya dipakai oleh pengobatan
alternatif.
Pasangan ini sempat bingung menentukan
akronim apakah akan memakai Prabowo-Hatta
disingkat WOTA, ataukah Prabowo-Hatta
Rajasa, disingkat PRAHARA. Namun santer
terdengar kabar setelah resmi menjadi Capres,
Prabowo akan mengganti nama menjadi
Pascabowo.
Pasangan Jokowi-JK dideklarasikan di gedung
Joang 45, sementara Prabowo-Hatta di Rumah
Polonia Jalan Cipinang. Mengapa memilih
pendeklarasian di ke dua tempat tersebut?
Untuk sementara alasannya karena Balai Sarbini
akan dipakai oleh Indonesian Idol, sementara
Studio Indosiar Daan Mogot juga sudah
dikontrak oleh Dangdut Academy.
Sementara itu, Golkar sempat bingung
menentukan arah. Ical sebelumnya diketahui
menawarkan diri dan elektabilitasnya di
berbagai kubu, namun tak ada kesepakatan
yang dicapai hingga injury time. Nyaris frustasi,
Ical diusulkan untuk menawarkan diri ke
Tokobagus dan Berniaga.com saja, sebelum
akhirnya merapat ke kubu Prabowo-Hatta.
Kecewa karena tak dimasukkan ke koalisi oleh
PDIP, Ical dan Golkar-nya sempat mengajak
Nasdem berkoalisi membuat poros baru.
Nasdem dan Golkar berkoalisi menjadi Nasgor.
Tapi akhirnya kesepakatan ini juga mengalami
deadlock. Ical dan Paloh dianggap tak punya
chemistry. Mereka tak bisa akur. Ini
mengingatkan kita pada Popeye dan Brutus.
Adapun jika koalisi telah terbentuk sempurna,
PDIP diperkirakan tak akan menjadwalkan Tri
Rismaharini dan Ganjar Pranowo sebagai Juru
Kampanye, karena keduanya diketahui sedang
sibuk mengurus panitia Eskrim dan jembatan
timbang di Youtube.
Yang mengejutkan, PKB adalah satu-satunya
Partai berbasis islam yang tak merapat pada
kubu Prabowo-Hatta, mengikut pendahulunya
PKS, PPP dan PBB, serta PAN yang berafilasi
pada Muhammadiyah. Ini dikhawatirkan akan
berimbas pada berlarut-larutnya permasalahan
antara NU dan Muhammadiyah dalam
penentuan tanggal Lebaran.
Cak Imin dan PKB-nya resmi bergabung dengan
koalisi partai pendukung Jokowi-JK, setelah
sebelumnya mem-PHP Rhoma Irama. Tapi ini
dianggap tak terlalu berpengaruh pada kekuatan
koalisi. Kubu Cak Imin dipastikan hanya akan
kuat jika bersatu dengan kubu Cak Norris.
Rhoma Irama yang terlanjur kecewa, tak akan
tinggal diam. Ia rencananya akan mengajak
pimpinan partai PKPI, Sutiyoso untuk
bergabung membentuk kekuatan baru.
Diusulkan nama “Serikat Pendukung Rhoma
Irama dan Sutiyoso untuk Indonesia”, disingkat
SPERMATOSOID.
Rhoma Irama tak takut pada kekuatan koalisi
partai pemenang Jokowi-JK, bahkan pada
koalisi partai Prabowo-Hatta sekalipun. Koalisi
bersepeda dengan koalisi berkuda, menurutnya
bisa dilawan dengan koalisi bergitar. Yang
mulai cemas justru anak Rhoma Irama, Debby
Irama. Jika Jokowi-JK menang, Debby
rencananya siap-siap membuat passport
kewarganegaraan Kongo.
Diluar dugaan, WIN-HT akhirnya pecah kongsi.
Kuis hoax Kebangsaan pun terancam bubar.
Wiranto terlebih dahulu merapat ke Jokowi-JK.
Inipun sebenarnya tak terlalu berpengaruh.
Hanura oleh sebagian pihak dianggap HANURA
(Hanya Numpang Rame).
Ini bertolak belakang dengan keputusan Harry
Tanoe atau HT yang merapat ke Prabowo-
Hatta. Misi awal HT akan menjadikan pasangan
Prabowo-Hatta jadi cameo dalam sinetron
Tukang Bubur Naik Haji. Informasi ini konon
dibocorkan oleh Wiranto sendiri setelah sempat
mematai-matai dengan menyamar menjadi
tukang becak.
Sementara itu hingga berita ini diturunkan,
Demokrat masih memilih Netral. Sikap ini
dikecam oleh berbagai pihak. Demokrat
dianggap tidak konsisten. Memilih NETRAL,
padahal SBY adalah fans JAMRUD. Bukankah
ini inkonsisten? Konvensi Partai Demokrat
dinilai hanya akal-akalan. Konvensi dianggap
sekadar mencetak calon tanpa kepastian nasib.
Hal ini tidak dibantah oleh pihak demokrat.
Konvensi menurut mereka memang hanya
mencetak calon. Karena yang mencetak sablon
itu bukan konvensi namanya, tapi konveksi.
Ini sangat disayangkan, padahal banyak tokoh
berpotensi yang sempat ikut konvensi. Anis
Baswedan misalnya. Ia juga bisa menjadi kuda
hitam, apalagi jika Anis Baswedan berpasangan
dengan Anis Matta membentuk kekuatan baru,
duo Anis. Ini bisa bertambah kuat lagi jika
didukung oleh Anisa Bahar dan Anisa
Cherrybelle.
Pemirsa… Apapun hasil akhirnya, menarik untuk
kita kawal dan ikuti hingga proses akhir
pemilihan. Semua opini masih bisa berkembang
tanpa perlu bubuk fermipan.
Yang perlu kita pahami, persoalan gemuk dan
ramping bukanlah sekadar persoalan koalisi
yang rumit, melainkan persoalan kozui slimming
suit.
Demikian breaking news kali ini
By : arham kendari

Ditengah hingar bingar orang saling cela pilihan capresnya eh nemu ginian. 😀

Advertisements

15 thoughts on “Breaking News!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s