Tak konsisten

Mama: ” Mbak kapan sih kamu nikah? Atau minimal pacar bawa kesini lah.. unjukin.. jangan lama-lama…”

Lalu berganti hari kakak gue cerita ke mamake  kalo keuangannya lagi rada-rada limit. Bayar ina itu pleus nyelesein S2 nya.. gaji pun ya standar segitu-gitu aja.

Mama (sambil misuh-misuh) : ” Makanya lah itu ga usah nikah cepat-cepat kayak Aamu. Baru beres kuliah udah mintalah di kawinin tuh.. sekarang ribut sendiri ga punya uang, ga sempet nabung. Udahlah kamu kerja dulu sana. Nikah nanti-nanti lah..
Krik..krikkk.. Mak gue ga konsisten yeh.

Advertisements

3 thoughts on “Tak konsisten

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s